icon Logo
Start a Conversation Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp
Waspadai 8 Tanda-Tanda Rekan Kerja Manipulatif
Siker.id | 18 Aug 2023 11:30


Bagikan ke
Ilustrasi rekan kerja (siker.id/dok. Canva)

siker.id - Dalam lingkungan kerja, interaksi yang sehat dan positif dengan rekan kerja merupakan kunci untuk menciptakan lingkungan yang produktif. Namun, terkadang kamu mungkin akan menemui dengan rekan kerja yang memiliki perilaku manipulatif. Mengenali ciri-ciri rekan kerja yang manipulatif penting untuk melindungi diri kamu dan menjaga lingkungan kerja yang baik. Berikut adalah ciri-ciri rekan kerja yang manipulatif:

Baca juga: Ingin Menolak Tawaran Pekerjaan? Lakukan dengan 7 Cara ini!

1. Emosional

Salah satu ciri utama rekan kerja yang manipulatif adalah kemampuan mereka dalam menggunakan taktik emosional. Mereka mungkin dengan sengaja memicu perasaan bersalah atau tidak nyaman pada rekan-rekan kerja lainnya untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Misalnya, mereka bisa menyalahkan orang lain atas kesalahan yang sebenarnya bukan tanggung jawab mereka, hanya untuk menghindari konsekuensi atau pekerjaan tambahan.

2. Pandai Berinteraksi Namun Bermotif Tersembunyi

Rekan kerja yang manipulatif umumnya memiliki kemampuan sosial yang baik dan mampu berbicara dengan baik. Mereka membangun hubungan yang akrab dan dekat dengan rekan-rekan kerja, namun di balik sikap yang ramah tersembunyi motif untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau untuk mengendalikan situasi tertentu.

3. Sulit Bertanggung Jawab dan Sering Menyalahkan Orang Lain

Rekan kerja yang manipulatif akan cenderung menghindari tanggung jawab atas kesalahan atau kegagalan mereka sendiri. Saat terlibat dalam situasi yang tidak menguntungkan, rekan kerja manipulatif akan dengan cepat mencari kambing hitam untuk menyalahkan, bahkan jika orang tersebut tidak ada kaitannya dengan masalah tersebut.

4. Sering Meminta Bantuan Namun Tidak Pernah Memberikan Bantuan

Rekan kerja yang manipulatif akan cenderung meminta jasa atau bantuan dari orang lain, tetapi ketika saatnya tiba untuk memberi bantuan balik, mereka mungkin enggan atau tidak merespons dengan baik. Hal ini dapat merusak keseimbangan dalam hubungan kerja dan menciptakan rasa tidak adil.

Baca juga: Tertarik Datang ke Job Fair? Ini dia 8 Manfaatnya!

5. Menggunakan Pujian Berlebihan sebagai Alat Manipulasi

Mereka bisa memuji secara berlebihan dengan tujuan untuk memanipulasi orang lain. Pujian yang terasa tidak pas atau tidak tulus mungkin digunakan untuk mendapatkan perhatian, dukungan, atau bantuan dari rekan-rekan kerja lain.

6. Berusaha Mengendalikan Keputusan dan Situasi

Rekan kerja manipulatif seringkali ingin mengendalikan keputusan dan situasi tertentu. Mereka mungkin berusaha mempengaruhi keputusan tim atau mengarahkan perhatian sesuai dengan keinginan mereka sendiri, bahkan jika itu tidak sejalan dengan kepentingan tim atau perusahaan.

7. Bermuka Dua

Mereka dapat berperilaku dengan sangat berbeda tergantung pada siapa yang mereka ajak bicara atau situasi yang sedang terjadi. Hal ini dapat membuat rekan-rekan kerja lain merasa tidak yakin dan tidak nyaman karena sulit untuk memahami niat sebenarnya yang dimiliki.

8. Selalu Mencari Keuntungan Pribadi

Rekan kerja manipulatif akan cenderung berfokus pada kepentingan pribadi mereka sendiri. Mereka mungkin mencari promosi, pujian, atau penghargaan tanpa memperhatikan dampaknya pada orang lain atau tim secara keseluruhan.

Menghadapi rekan kerja manipulatif memerlukan kewaspadaan. Penting untuk tetap berpegang pada prinsip-prinsip profesionalisme, berkomunikasi dengan jelas, dan menjaga keseimbangan antara kepentingan individu dan tim. Jika kamu mengidentifikasi tanda-tanda perilaku manipulatif, lebih baik bertindak dengan bijak dan berbicara dengan atasan atau pihak HR jika memungkinkan untuk menyelesaikan situasi tersebut dengan baik. Sekian artikel ini, semoga bermanfaat!

Baca juga: 7 Hal Penting Memilih Perusahaan untuk Karier Jangka Panjang


Editor: Devieda Putri Hidayat -

     

Komentar